PANGANDARAN, CEKBER.com – Citra polisi sebagai sosok yang dekat dan ramah kepada anak-anak coba dibangun Polres Pangandaran melalui program Polisi Sahabat Anak. Puluhan anak TK Taruna mengunjungi Markas Polres Pangandaran, Kamis 8 Oktober 2026, untuk mengenal lebih dekat dunia kepolisian.
Kunjungan tersebut dikemas secara edukatif dan interaktif. Anak-anak tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan Mako Polres Pangandaran, tetapi juga diajak mengenal tugas polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., melalui Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kedekatan dengan anak sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sosok yang dekat, ramah dan siap membantu. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan edukasi sederhana tentang keselamatan dan kedisiplinan,” kata Yusdiana.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu melibatkan Kanit Kamsel Satlantas Polres Pangandaran bersama sejumlah anggota serta personel Satbinmas.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah kendaraan dinas kepolisian yang digunakan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Mereka juga mendapat penjelasan sederhana mengenai pekerjaan polisi dan bagaimana petugas membantu menjaga keamanan masyarakat.
Polisi Kenalkan Sejumlah Rambu Lalu Lintas
Edukasi kemudian diarahkan pada keselamatan berlalu lintas. Personel Unit Kamsel Satlantas mengenalkan sejumlah rambu lalu lintas dengan cara yang mudah dipahami anak-anak.
Mereka juga diajarkan cara aman ketika berada di jalan, mulai dari menyeberang di tempat yang aman, mematuhi lampu lalu lintas hingga pentingnya menggunakan helm saat dibonceng sepeda motor.
Tak hanya soal lalu lintas, polisi turut memperkenalkan layanan Polisi 110. Layanan tersebut dikenalkan sebagai salah satu sarana yang dapat digunakan masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran petugas.
Menurut Yusdiana, edukasi kepada anak-anak mengenai keselamatan dan kedisiplinan perlu dilakukan sejak dini. Pendekatan tersebut sekaligus diharapkan dapat menghilangkan kesan bahwa polisi merupakan sosok yang menakutkan.
“Edukasi seperti ini penting diberikan sejak dini. Kami berharap anak-anak memahami aturan sederhana, terutama mengenai keselamatan di jalan, sekaligus tidak merasa takut dengan polisi,” ujarnya.
Suasana kunjungan berlangsung cair dan interaktif. Anak-anak berkesempatan berkomunikasi langsung dengan anggota Polri, mengenal lingkungan markas kepolisian, serta melihat lebih dekat perlengkapan dan kendaraan yang digunakan dalam tugas.
Program Polisi Sahabat Anak menjadi salah satu pendekatan humanis Polres Pangandaran untuk membangun hubungan positif antara kepolisian dan generasi penerus.
Melalui kegiatan tersebut, polisi tidak hanya memperkenalkan tugas dan fungsi kepolisian, tetapi juga menanamkan kesadaran mengenai keselamatan berlalu lintas dan kedisiplinan sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan