BERITA PANGANDARAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran menegaskan bahwa penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) hanya terjadi melalui cara-cara tertentu dan tidak menyebar melalui aktivitas sosial sehari-hari.
Melalui laman resminya, RSUD Pandega menjelaskan bahwa HIV hanya dapat menular melalui cairan tubuh tertentu, yakni darah, sperma, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). Oleh karena itu, aktivitas seperti berbagi makanan, berpelukan, bersalaman, maupun bekerja bersama Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dipastikan tidak menularkan virus tersebut.
Adapun beberapa cara penularan HIV yang perlu dipahami masyarakat antara lain melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan alat medis atau jarum suntik yang tercemar, transfusi darah yang tidak melalui proses skrining yang aman, serta penularan dari ibu ke bayi selama masa kehamilan, persalinan, atau melalui ASI.
Sebaliknya, RSUD Pandega Pangandaran menekankan bahwa HIV tidak menular melalui aktivitas seperti bersalaman atau bersentuhan, bertukar pakaian, tinggal serumah dengan ODHA, berbagi makanan dan minuman, menggunakan toilet secara bergantian, maupun melalui ciuman.
Pihak rumah sakit juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma dan rasa canggung terhadap ODHA. Menurut keterangan RSUD Pandega, ODHA merupakan bagian dari masyarakat yang sedang berjuang melawan penyakit dan membutuhkan dukungan serta empati, bukan ketakutan yang berlebihan.
“Dengan pemahaman yang benar, diharapkan masyarakat dapat bersikap lebih bijak, inklusif dan mendukung upaya pencegahan serta penanganan HIV/AIDS,” tulis dalam keterangan pihak RSUD Pandega Pangandaran.
