​PANGANDARAN, CEKBER.com – Mengawali bulan suci Ramadhan 1447 H, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menggelar pertemuan silaturahmi dengan pendakwah kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut digelar di kawasan Pangandaran, Jawa Barat, pada Jumat 20 Februari 2026.

​Momen pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan menjadi simbol penguatan hubungan antara institusi pertahanan dan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas beragama di Indonesia.

​Sinergi Spiritual dan Kebangsaan

​Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya mempererat tali persaudaraan (ukhuwah) di momentum bulan suci. Menurutnya, peran tokoh agama sangat sentral dalam memberikan edukasi moral kepada prajurit maupun masyarakat luas.

​”Silaturahmi ini adalah bentuk sinergi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan lewat pendekatan spiritual, terutama di bulan penuh berkah ini,” ujar Jenderal Agus dalam keterangannya.

​Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat mengapresiasi langkah Panglima TNI yang tetap menyempatkan diri berdialog dengan ulama di tengah kesibukan menjaga kedaulatan negara. Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan diskusi ringan mengenai pentingnya menjaga kerukunan umat beragama demi stabilitas nasional.

​Mengapa Pangandaran?

​Pemilihan Pangandaran sebagai lokasi pertemuan disinyalir karena suasananya yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk ibu kota, sehingga memungkinkan dialog berjalan lebih kontemplatif. Jenderal Agus Subiyanto sendiri dikenal memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Jawa Barat, yang sering kali menjadi titik tolak berbagai program pengabdian masyarakat TNI.

​Poin Penting Pertemuan:

  • ​Momentum Ramadhan: Memanfaatkan awal bulan puasa untuk mendinginkan suasana pasca-dinamika politik nasional.
  • ​Penguatan Mental Prajurit: Diskusi mengenai pentingnya bimbingan rohani bagi prajurit TNI agar tetap humanis dalam bertugas.
  • ​Stabilitas Nasional: Kesepakatan untuk terus menjaga persatuan lewat kolaborasi antara umara (pemimpin) dan ulama.

​Kunjungan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, dipimpin langsung oleh Ustadz Adi Hidayat. Kehadiran keduanya di Pangandaran pun menarik perhatian warga lokal yang antusias melihat kedekatan pemimpin militer dan tokoh agama tersebut.