BERITA PANGANDARAN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat terus memperkuat kaderisasi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Pangandaran.
Sekitar 150 peserta didominasi kalangan muda, mengikuti kegiatan kaderisasi dan rekrutmen pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) yang digelar di salah satu hotel kawasan Pantai Barat Pangandaran, Minggu 23 November 2025.
Peserta merupakan perwakilan dari DPAC di 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi struktur kepengurusan PKB yang tengah dilakukan Dewan Pengurus Wilayah.
Perwakilan DPW PKB Jawa Barat, Misbah Solihin mengatakan, proses kaderisasi ini dilakukan karena banyak temuan terkait administrasi dan keaktifan pengurus di tingkat ranting maupun DPAC.
“Ada pengurus yang secara struktur masih tercatat, padahal sudah tidak lagi berdomisili, bekerja di pemerintahan, hingga ada yang telah meninggal dunia. Bahkan ada juga yang terdaftar, tapi tidak merasa menjadi pengurus,” kata Misbah.
Karena itu, PKB melakukan rekrutmen ulang dengan prosedur yang ketat. Mulai dari pemberkasan, wawancara, hingga seleksi layaknya melamar pekerjaan.
Langkah tersebut, kata Misbah, diambil untuk merapikan struktur kepengurusan PKB, khususnya di Kabupaten Pangandaran.
“Tujuannya agar kader yang masuk struktur merasa diakui dan mengikuti proses sesuai SOP. Kalau proses ini tidak dilakukan, bagaimana PKB bisa besar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Pangandaran Otang Tarikan menegaskan, kader PKB harus mengutamakan kualitas selain kuantitas. Ia mendorong para kader agar aktif hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Jumlah kader PKB di Pangandaran telah memenuhi 100 persen. Pada kegiatan kaderisasi dan rekrutmen kali ini sekitar 85 persen peserta hadir,” kata Otang.
Dengan kaderisasi ini, kata Otang, pihaknya berharap struktur pengurus PKB di Pangandaran ke depan semakin kuat dan solid.
