BERITA PANGANDARAN – Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran mulai mengambil peran strategis dalam menyokong program ketahanan pangan nasional. Korps Bhayangkara di wilayah pesisir Jawa Barat ini mengonversi sedikitnya 11 hektare lahan produktif untuk ditanami jagung secara serentak.
Program ini digerakkan secara kolektif dengan melibatkan seluruh jajaran di tingkat sektor. Sebanyak sepuluh Polsek di bawah naungan Polres Pangandaran diwajibkan mengelola masing-masing satu hektare lahan.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pangandaran mengelola dua hektare lahan tambahan yang berlokasi di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari turun langsung melakukan penanaman perdana di lahan milik Satlantas tersebut pada Kamis 29 Januari 2026. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk konkret dukungan Polri terhadap sektor pertanian daerah.
”Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Pangandaran,” ujar Ikrar di sela-sela kegiatan.
Inisiatif Sektoral dan Optimalisasi Lahan
Penggarapan lahan di Desa Pamotan sendiri lahir dari inisiatif Kasat Lantas Polres Pangandaran AKP Yudi Risnandar. Proyek ini bertujuan mengoptimalkan lahan produktif yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar maupun instansi terkait.
Polres Pangandaran telah mematok target capaian yang cukup ambisius untuk proyek ini. Total Luas Lahan: 11 Hektare di seluruh wilayah hukum Polres Pangandaran.
● Waktu Penanaman: Dilakukan secara intensif pada Kuartal I tahun 2026.
● Estimasi Panen: Dijadwalkan pada Mei 2026 mendatang.
● Target Produksi: Diperkirakan mencapai total 44 ton jagung pipil.
Integrasi Nasional dan Kedaulatan Pangan
Kegiatan penanaman ini dilakukan secara serentak dan terhubung melalui sarana daring dengan program pusat ketahanan pangan Polri. Integrasi ini memastikan bahwa setiap langkah di daerah selaras dengan kebijakan nasional dalam menjaga ketersediaan pangan di masa depan.
Dengan estimasi produktivitas mencapai 4 ton per hektare, Polres Pangandaran optimistis hasil panen pada Mei nanti dapat memperkuat stok pangan lokal.
Langkah ini sekaligus mempertegas pergeseran peran kepolisian yang kian adaptif. Kini, Polri tidak hanya berdiri sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyentuh aspek fundamental ekonomi melalui kedaulatan pangan.
