PANGANDARAN, CEKBER.com – Gemuruh derap kaki kuda memecah keheningan pesisir selatan dalam gelaran bergengsi Indonesia Derby 2026 yang dihelat di Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa, Cimerak, Pangandaran, pada Minggu 12 Juli 2026 kemarin.
Babak kualifikasi yang berlangsung sengit sepanjang hari menyajikan ketegangan tingkat tinggi serta rivalitas ketat di antara para pemilik istal (stable) terbesar tanah air. Sirkuit Legokjawa yang dikenal menantang dengan karakteristik embusan angin pantai menjadi panggung pembuktian bagi ketahanan fisik joki dan performa kuda pacu terbaik menuju fase pamungkas.
Sebanyak dua belas race diselenggarakan dengan membagi klaster berdasarkan usia dan kelas kemampuan. Mulai dari persaingan dinamis di Kelas CD dan AB Heat, adu stamina di kategori Remaja yang penuh kejutan, hingga pertarungan elite di panggung utama Derby Heat satu dan dua. Menariknya, sejumlah nama legendaris langsung menunjukkan dominasinya secara mutlak sejak bendera start dikibarkan.
Sorotan PORDASI Jawa Barat atas Standar Sirkuit Legokjawa
Ketua Harian Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Jawa Barat, Asep Noordin, yang memantau langsung jalannya laga di venue ikonik Pangandaran ini menyatakan kekagumannya atas ketatnya peta persaingan. Menurutnya, eskalasi kualitas performa kuda dan pemilihan taktik joki di sirkuit Legokjawa melonjak drastis dibanding musim kompetisi sebelumnya.
”Kualifikasi Indonesia Derby 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Legokjawa Pangandaran pada hari Minggu ini menunjukkan bukti konkret bahwa pembinaan dan standardisasi kompetisi di daerah berjalan masif.”
“Karakteristik sirkuit pinggir pantai Legokjawa ini menuntut stamina ganda. Kuda-kuda yang tampil kali ini terbukti tangguh, tidak hanya unggul dalam kecepatan awal, melainkan memiliki daya tahan kardiovaskular luar biasa hingga garis finis. Ini sinyal positif bagi masa depan olahraga berkuda nasional,” ujar Asep Noordin saat ditemui di area sirkuit.
Dominasi Para ‘Raja’ dan ‘Ratu’ di Kelas Heat
Di Kelas CD Heat 1, kuda andalan Scarlet The Queen sukses mendominasi lintasan Legokjawa, disusul ketat oleh perwakilan Kalimantan, P. Arimbi Borneo. Kejutan juga terjadi pada Kelas AB Heat di mana nama-nama berakhiran ‘The King’ layaknya Marino The King dan Clover The King tampil dominan dengan mengamankan podium pertama di heat masing-masing secara meyakinkan.
Rincian Klasifikasi Resmi Hasil Penyisihan
Berikut adalah catatan resmi pasca-pertandingan berdasarkan urutan peringkat kelolosan utama dan kuda cadangan potensial di tiap klaster sirkuit Legokjawa:
RACE I (CD HEAT 1) Lolos Utama: Scarlet The Queen, P. Arimbi Borneo, Matteo, Crazy Rich BB. Cadangan: Berkah Segoroyoso
RACE II (CD HEAT 2) Lolos Utama: Roman The King, Alpha Prince BB, Anisseh TA, Remo Eclipse. Cadangan: Raja Asmara
RACE III (CD HEAT 3) Lolos Utama: P. Werkudoro, Bhayangkari Maja, Eleanor Santana, Prince Legolas. Cadangan: Vegas Eclipse
RACE IV (AB HEAT 1) Lolos Utama: Marino The King, Red Sparta, Kartika Mening, Monocrat Style. Cadangan: Al Baar GDM
RACE V (AB HEAT 2) Lolos Utama: Clover The King, P. Srikandi Borneo, Alarcos Nagari, Prahara Pararaja. Cadangan: Fresia The Lady
RACE VI (AB HEAT 3) Lolos Utama: Farina Eclipse, P. Empat, Titan Legacy Prasasti, Alfatih Berjaya. Cadangan: Jack MH
RACE VII (REMAJA HEAT 1) Lolos Utama: Kana Eclipse, Fiona Of Khalim, Shangrila, Historia Guti, Naga Sakti PM, Red Minister. Cadangan: Mandoge
RACE VIII (REMAJA HEAT 2) Lolos Utama: Ocean Gaia, Miss Kimberly, Rajadewi, Inna Fatahna TA, Sienna, Askara. Cadangan: Rancage
RACE IX (DERBY HEAT 1) Lolos Utama: Zilong Rimboka, Monochrome, Aurora Of Khalim, King Asva, P. Putra Borneo, Emmera Sakti PM. Cadangan: P. Kenangan Borneo
RACE X (DERBY HEAT 2) Lolos Utama: Suntora Berjaya, Sun Power Nagari, Nara Eclipse, P. Putri Barbara, Fox Ranger, Melasti. Cadangan: Saga Serumpun
RACE XI (4th AB HEAT 1) Lolos Utama: Princess Gavi, Duke BB, Romeo Berjaya, Naura Ayu, Agatha Star, Lucynero.
RACE XII (4th AB HEAT 2) Lolos Utama: Kashmir BB, Romantic Spartan, Centauri, Kamaka Eclipse.
Ketat Menuju Babak Final
Ketegangan sesungguhnya diprediksi akan meledak pada putaran final nanti. Di kelas utama Derby Heat, perseteruan sengit antara kubu Zilong Rimboka dan juara bertahan dari kubu Suntora Berjaya diyakini menjadi suguhan paling dinanti para pengamat olahraga berkuda nasional.
Strategi konservasi stamina di paruh awal lintasan dan akselerasi eksponensial di trek lurus terakhir akan menjadi kunci kemenangan mutlak demi merengkuh predikat kampiun utama Indonesia Derby 2026.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan