PANGANDARAN, CEKBER.com – Nama Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, belakangan menyita perhatian publik. Tak hanya mengenai manuver dan kebijakan politiknya di kawasan pesisir selatan Jawa Barat, sosoknya kini ramai diperbincangkan warganet yang menyematkan julukan kepadanya sebagai bupati tercantik di Jawa Barat.
Sorotan terhadap Citra mulai mengemuka setelah sejumlah video dan foto dokumentasi kegiatannya saat turun langsung ke masyarakat viral di berbagai platform media sosial. Publik menilai figur pemimpin perempuan ini mampu memadukan penampilan yang elegan dengan pendekatan yang luwes dan membumi saat berinteraksi dengan warga.
Lebih dari Sekadar Pesona Visual
Di balik pesona dan julukan hangat dari warganet tersebut, Citra membuktikan bahwa kepemimpinannya memancarkan daya tarik yang jauh lebih esensial: komitmen kerja dan rekam jejak.
Viral di ranah digital tak lantas membuatnya terbuai. Sebaliknya, popularitas tersebut dimanfaatkannya sebagai jembatan komunikasi untuk merangkul masyarakat sekaligus mengawal agenda fundamental daerah, yakni penyehatan ekonomi.
Saat ini, fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran di bawah komandonya diarahkan pada langkah-langkah strategis untuk menekan angka defisit anggaran.
Ketegasannya dalam membedah postur keuangan daerah melahirkan apresiasi baru di kalangan birokrasi dan masyarakat, yang kini mulai mengenalnya sebagai ‘Ibu Penyehatan Defisit’.
Langkah Nyata Menyehatkan Postur Anggaran
Sebagai seorang kepala daerah, Citra menyadari bahwa fondasi pemerintahan yang kuat bergantung pada neraca keuangan yang sehat. Langkah rasionalisasi anggaran secara terukur terus digulirkan.
Inefisiensi dipangkas, sementara potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dioptimalkan secara cermat tanpa harus mencekik daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.
Kebijakan pengetatan ikat pinggang ini perlahan menunjukkan hasil positif. Tren defisit yang sebelumnya sempat membayangi mulai menyusut, membuka ruang fiskal yang lebih leluasa bagi pemerintah daerah untuk kembali memacu roda perekonomian warga.
Bagi Citra, paras birokrasi yang sesungguhnya bukan sekadar dilihat dari riuhnya pujian di media sosial, melainkan dari keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada keberlanjutan hidup warganya.
Melalui ketelitiannya membenahi fiskal dan keluwesannya saat mendengarkan aspirasi warga pesisir, Citra Pitriyami tengah membuktikan bahwa pesona terbaik seorang pemimpin adalah dedikasinya dalam memastikan Pangandaran melesat, masyarakat maju pesat!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan