BERITA CIAMIS – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui penguatan jurnalisme positif.

Hal tersebut diwujudkan lewat Talkshow Discussion Life bertema “Resolusi Awal Tahun 2026: Membangun Optimisme Daerah melalui Jurnalisme Positif” yang digelar sebagai refleksi dan langkah strategis menyongsong tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi forum dialog konstruktif yang mempertemukan insan pers, pemerintah daerah, akademisi, serta para pemangku kepentingan.

Diskusi difokuskan pada peran strategis media dalam menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga mendorong solusi, partisipasi publik dan kepercayaan masyarakat.

Ketua IJTI Korda Galuh Raya Yosep Trisna mengatakan, sinergi antara media dan pemerintah daerah merupakan fondasi penting dalam mengawal program-program pembangunan.

Menurutnya, jurnalisme yang kuat adalah jurnalisme yang mampu menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi motor penggerak optimisme publik.

“Media adalah mitra kritis pemerintah. Kami tetap menjalankan kontrol, namun dengan pendekatan yang solutif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Yosep.

Yosep menegaskan, jurnalisme positif bukan berarti mengabaikan persoalan atau melemahkan kritik, melainkan menghadirkan pemberitaan yang berimbang, mendorong penyelesaian masalah, serta menumbuhkan harapan di tengah masyarakat.

“Jurnalisme yang membangun optimisme daerah adalah jurnalisme yang berani mengungkap persoalan sekaligus menawarkan perspektif solusi. Inilah peran media yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” terangnya.

Jurnalis Dituntut Lebih Adaptif dalam Menyajikan Informasi

Dalam forum tersebut, IJTI Korda Galuh Raya juga menyoroti pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab media di tengah dinamika sosial, ekonomi dan politik yang terus berkembang.

Jurnalis dituntut lebih adaptif dalam menyajikan informasi kebijakan publik agar mudah dipahami dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Talkshow ini diharapkan menjadi penguat kapasitas jurnalis dalam membangun narasi pemberitaan yang sehat, edukatif dan konstruktif, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap media.

Lebih dari sekadar diskusi, kegiatan ini menjadi momentum awal tahun bagi insan pers Galuh Raya untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kode etik jurnalistik, profesionalisme dan keberpihakan pada kepentingan publik.

Melalui semangat jurnalisme positif, IJTI Korda Galuh Raya optimistis media dapat menjadi kekuatan strategis dalam membangun optimisme daerah serta menjembatani komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat sepanjang tahun 2026.