PANGANDARAN, CEKBER.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dipastikan berjalan normal setelah sempat menghadapi sejumlah penyesuaian. Kendati demikian, aktivitas pemenuhan gizi ini bakal dihentikan sementara waktu menyusul tibanya masa libur sekolah.
Kebijakan setop sementara ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026. Berdasarkan edaran tersebut, operasional SPPG akan diliburkan mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Pangandaran Gugun Wiguna menjelaskan, kebijakan tersebut diambil demi menyelaraskan program dengan kalender pendidikan nasional. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut langsung dari arahan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
”Operasional diliburkan karena mengikuti hari libur sekolah. Itu sesuai arahan pimpinan di BGN,” ujar Gugun saat dihubungi pada Sabtu siang, 20 Juni 2026.
Patuh Arahan Pusat dan Momentum Evaluasi
Gugun menegaskan, seluruh penanggung jawab SPPG di wilayah Pangandaran wajib mengikuti ketentuan tersebut. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat, pelaksana di daerah berkomitmen tegak lurus dengan regulasi yang telah ditetapkan secara nasional.
”Respons teman-teman di SPPG tentu mengikuti arahan Wakil Kepala Badan. Kepala SPPG di daerah hanya sebatas pelaksana, sehingga mau tidak mau harus mengikuti aturan,” kata Gugun.
Meski ada jeda operasional, Gugun meluruskan bahwa penghentian sementara ini sama sekali bukan karena adanya hambatan teknis atau anggaran. Sebaliknya, masa libur sekolah ini akan dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi total.
Penghentian sementara operasional SPPG selama libur sekolah ditujukan untuk penguatan sistem agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan berjalan lebih efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.
Gugun juga memastikan, urusan logistik dan anggaran sejauh ini aman. Bantuan pemerintah (banper) yang dikucurkan untuk mendukung operasional SPPG di Pangandaran dipastikan cair tanpa kendala. “Sekarang mah tidak ada kendala,” ucapnya.
Koordinasi Dinas Pendidikan Mulai Membaik
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Pangandaran, Soleh Supriadi menyatakan, pihak dinas terus mengawal masa transisi dan pelaksanaan program ini. Komunikasi intensif terus dijalin dengan pihak sekolah serta pengelola SPPG.
Soleh menilai, dinamika di lapangan yang sempat terjadi kini mulai menemukan titik temu. Sinergi antarlini dinilai semakin solid demi kelancaran Program Makan Bergizi Gratis ke depan.
”Alhamdulillah, koordinasi antara sekolah dan pihak SPPG saat ini mulai ada perbaikan,” kata Soleh.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan