BERITA PANGANDARAN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Pangandaran menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kwartal IV di Dusun Ciguha, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Kamis 8 Januari 2026.
Kegiatan panen raya tersebut dipimpin langsung Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari didampingi Wakapolres serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pangandaran.
Sejumlah instansi terkait turut hadir. Di antaranya Dinas Pertanian, DKPKP, Bulog Cabang Ciamis, Muspika Kecamatan Cigugur, serta perwakilan instansi lainnya.
Panen dilakukan di lahan seluas 7 hektare yang merupakan tanah negara dan dikelola secara produktif oleh kelompok tani setempat. Jagung yang dipanen merupakan jenis hibrida Asia Gold 77 yang mulai ditanam sejak September 2025.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengatakan, dari lahan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 20 ton jagung pipil kering.
Menurutnya, hasil ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Pangandaran.
“Panen raya ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap ketahanan pangan. Kami berharap hasilnya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta mendorong optimalisasi lahan tidur agar lebih produktif,” kata Ikrar.
Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Pasir Hanjuang yang beranggotakan 25 petani lokal. Keberhasilan panen tersebut diharapkan mampu memotivasi masyarakat sekitar untuk mengelola lahan secara berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.
Selain unsur kepolisian dan petani, panen raya ini juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VII Jawa Barat serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangandaran yang melakukan pemantauan langsung terhadap produktivitas lahan pertanian.
Bulog Cabang Ciamis turut menyatakan dukungannya terhadap hasil panen jagung ini guna menjaga distribusi serta ketersediaan stok pangan di wilayah Jawa Barat.





