​BERITA ​PANGANDARAN – Nasib malang menimpa seorang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Telepon seluler (ponsel) miliknya raib digondol orang tak dikenal saat ia sedang bertugas, Minggu 18 Januari 2026 pagi.

​Aksi pencurian yang terjadi di SPBU samping RSUD Pandega Pangandaran sekitar pukul 06.30 WIB ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku memanfaatkan kelengahan petugas di tengah antrean pengisian bahan bakar.

​Kronologi Kejadian

​Berdasarkan rekaman CCTV, insiden bermula saat seorang pengendara sepeda motor yang terlihat ditemani oleh satu pria dan satu perempuan sedang mengantre untuk mengisi BBM. Situasi di lokasi saat itu cukup sibuk karena bertepatan dengan aktivitas pagi hari.

​Usai mengisi bahan bakar, mata pelaku tertuju pada sebuah ponsel yang tergeletak di atas meja operator. Melihat kesempatan tersebut, si pengendara motor dengan gerak cepat menyambar ponsel petugas dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi SPBU.

​Terjadi Saat Pergantian Sif

​Pengurus SPBU setempat, Jeni Mulyadi, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurut Jeni, pencurian terjadi pada momen krusial, yakni saat pergantian jam kerja (shift) ketiga.

​”Kejadiannya pas pergantian sif. Sebelum pulang, ponsel milik petugas sementara disimpan di meja jalur empat. Saat itu, operator lainnya sedang sibuk melayani pengendara lain,” ujar Jeni kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu siang.

​Korban baru menyadari ponselnya hilang beberapa saat kemudian. Sempat bingung dan mencari-cari, korban dan pengurus SPBU akhirnya memutuskan untuk membuka rekaman kamera pengawas.

​”Ketika melihat ke meja, handphone sudah tidak ada di tempat. Sempat bingung dan terdiam, lalu kami langsung memutar rekaman CCTV. Di situ baru ketahuan diambil orang,” kata Jeni.

​Polisi Buru Pelaku

​Menyikapi kejadian ini, pihak manajemen SPBU telah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Pangandaran.

Berbekal bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan ciri-ciri kendaraan dan fisik pelaku, polisi kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku.