BERITA PANGANDARAN – Langkah besar diambil Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari untuk memulihkan kejayaannya sebagai tulang punggung ekonomi pesisir. Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar di TPI Jalan Kidang Pananjung, Rabu 4 Februari 2026, pembenahan tata kelola dan transparansi menjadi harga mati bagi pengurus baru.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami yang hadir dalam forum tersebut menegaskan posisi krusial KUD Minasari bagi daerah. Menurutnya, pemerintah daerah mendukung penuh revitalisasi koperasi tanpa melakukan intervensi terhadap kedaulatan anggota.
”Pemerintah hadir untuk memastikan tata kelola yang tertib dan akuntabel. KUD Minasari adalah pilar strategis bagi kesejahteraan nelayan,” tegas Citra dalam sambutannya.
Evaluasi Jujur: Belajar dari Masa Transaksi Rp24 Miliar
Ketua KUD Minasari Jeje Wiradinata melakukan refleksi mendalam mengenai fluktuasi kinerja koperasi. Ia memaparkan bahwa KUD Minasari pernah mencapai puncak performa pada 2014 dengan nilai transaksi menyentuh Rp24 miliar.
Namun, Jeje secara terbuka mengakui adanya penurunan kinerja saat pengawasan mulai melonggar. Ia berkomitmen menjadikan Tahun Buku 2025 sebagai titik balik untuk melakukan “bersih-bersih” sistem.
”RAT bukan sekadar laporan angka, tapi ruang refleksi. KUD Minasari milik anggota, maka pengelolaannya harus transparan dan berpihak penuh pada nelayan,” ujar Jeje.
Blueprint Pembenahan KUD Minasari 2026
Untuk mengembalikan kepercayaan anggota, Jeje merumuskan tiga langkah strategis yang akan segera diimplementasikan:
- Optimalisasi TPI: Evaluasi menyeluruh pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan guna menjamin harga jual yang kompetitif bagi nelayan.
- Digitalisasi Arus Kas: Penerapan sistem transaksi digital untuk memastikan setiap rupiah dana anggota dapat dipantau secara akurat.
- Retribusi Berkeadilan: Menjaga besaran retribusi di angka 3–5 persen guna melindungi margin keuntungan para nelayan kecil.
Sinergi Pusat dan Daerah
Dukungan terhadap langkah revitalisasi ini juga disuarakan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Ida Nurlaela Wiradinata. Ia menilai sosok Jeje sebagai figur yang konsisten memperjuangkan ekonomi berbasis kelautan di kancah nasional.
”Kami di pusat mendukung penuh langkah KUD Minasari untuk kembali menjadi model koperasi perikanan yang sehat dan modern,” kata Ida.
Agenda RAT ini turut dikawal oleh Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, jajaran Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, serta tokoh masyarakat dan perwakilan nelayan dari seluruh Komisariat Daerah (Komda).





