​PANGANDARAN, CEKBER.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat. Tepat pada Sabtu 24 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, secara resmi membuka layanan Klinik THT-BKL (Telinga, Hidung, Tenggorokan, Bedah Kepala dan Leher) di RSUD Pandega Pangandaran.

​Kado Spesial HUT ke-14 Kabupaten Pangandaran

​Peresmian klinik spesialis ini dikhususkan sebagai kado terindah bagi masyarakat bertepatan dengan momentum ulang tahun ke-14 Kabupaten Pangandaran. Citra mengatakan, pembangunan sektor kesehatan adalah prioritas utama pemerintah daerah. Ia berharap ke depannya tidak ada lagi masyarakat Pangandaran yang harus mencari pelayanan kesehatan ke luar daerah.

​Selama ini, warga yang membutuhkan penanganan THT seringkali harus pergi ke luar kota. Hal tersebut tentu memakan biaya transportasi dan akomodasi untuk keluarga yang mendampingi, meskipun biaya perawatannya digratiskan. Dengan hadirnya fasilitas ini, Citra menargetkan minimal ada satu dokter spesialis baru yang melengkapi RSUD setiap tahunnya.

​Pemahaman Istilah Medis dan Hibah Ambulans

​

Dalam sambutannya, Citra juga memberikan edukasi singkat terkait istilah medis THT-BKL. Ia mengklarifikasi agar masyarakat tidak perlu takut dengan istilah “Bedah Kepala”, karena tindakan ini hanya mencakup bedah area luar dan bukan bedah saraf otak.

​Momen peresmian ini semakin istimewa karena Kabupaten Pangandaran juga mendapatkan hibah satu unit mobil ambulans dari Panglima TNI. Tambahan armada ini diharapkan sangat bermanfaat untuk mendukung mobilitas pasien di Pangandaran.

​Pelayanan Berbasis Keramahan

​Mengakhiri sambutannya, Bupati Citra menitipkan pesan mendalam kepada jajaran dokter, perawat, dan staf RSUD Pandega. Ia menegaskan agar setiap pasien dilayani dengan ramah, senyum, dan penuh keikhlasan.

​Menurutnya, kesembuhan pasien tidak hanya bergantung pada obat medis. Pelayanan yang penuh kasih sayang serta dorongan psikologis yang positif dari tenaga kesehatan justru sangat ampuh memotivasi pasien untuk kembali sehat.

Ia berharap fasilitas baru ini dapat menuntaskan permasalahan medis warga secara optimal di rumah sendiri.