​PANGANDARAN, CEKBER.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Pelabuhan Pangandaran dan sekitarnya. Masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku wisata bahari, diimbau untuk mewaspadai kondisi perairan yang dinamis.

​Berdasarkan data prakiraan cuaca pelabuhan yang berlaku untuk 24 jam ke depan, wilayah perairan Pangandaran diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang didominasi oleh awan tebal hingga hujan dengan intensitas ringan.

​Kondisi Angin dan Gelombang

​BMKG mencatat pergerakan angin di kawasan Pelabuhan Pangandaran mayoritas bertiup dari arah Barat Daya ke Barat Laut. Kecepatan angin diprediksi berkisar antara 4 hingga 15 knot.

​Selain faktor angin, tinggi gelombang di perairan ini menjadi poin utama yang harus diperhatikan. BMKG mengategorikan tinggi gelombang di wilayah ini masuk dalam kategori Sedang, dengan ketinggian berkisar antara 1,25 hingga 2,50 meter.

​”Kondisi gelombang sedang ini perlu diantisipasi oleh pengguna jasa kelautan dan nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

​Suhu dan Kelembapan Udara

​Untuk kondisi daratan di sekitar pelabuhan, suhu udara diprakirakan berada pada rentang 24 derajat hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara tercatat cukup tinggi, yakni berada di angka 75 hingga 95 persen.

​Meskipun jarak pandang (visibility) dilaporkan masih berada dalam kategori aman yakni sekitar 9 kilometer, para nakhoda diimbau untuk tetap berhati-hati apabila hujan turun, karena dapat menurunkan jarak pandang secara mendadak.

​Imbauan Keselamatan

​Pihak otoritas pelabuhan dan BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala sebelum melakukan aktivitas di laut.

​Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai di Pangandaran, diharapkan tetap mematuhi instruksi petugas penjaga pantai (Balawista) setempat, terutama saat kondisi gelombang mulai menunjukkan peningkatan.