BERITA PANGANDARAN – Pencarian penerjun payung yang tenggelam di perairan Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya membuahkan hasil.

Pada hari keempat operasi pencarian, korban bernama Widiasih (58) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat 2 Januari 2026 pagi.

Jenazah Widiasih pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan asal Cilacap bernama Anwar yang sedang mencari keong laut di sekitar Keramba Susi, Pantai Timur Pangandaran, sekitar pukul 06.48 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dan masih mengenakan perlengkapan lengkap terjun payung.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto membenarkan penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan informasi awal diterima dari nelayan yang beraktivitas di lokasi kejadian.

“Kami mendapatkan informasi dari nelayan pencari keong di sekitar Pantai Timur Pangandaran, blok Keramba Susi,” ujar Sakio saat dikonfirmasi.

Setelah menerima laporan tersebut, tim SAR Gabungan Pangandaran yang selama ini melakukan pencarian di sekitar Pantai Batukaras langsung bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.

“Begitu ada informasi, tim SAR langsung melakukan pengecekan dan evakuasi jenazah,” ujarnya.

Sakio menambahkan, nelayan yang menemukan korban segera menghubungi nelayan setempat serta Ketua Rukun Nelayan (RN) karena lokasi penemuan masuk dalam wilayah tersebut. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan tim SAR untuk proses evakuasi.

“Korban ditemukan oleh Anwar, nelayan asal Cilacap. Ia kemudian menghubungi nelayan Batukaras dan Ketua Rukun Nelayan. Setelah itu kami langsung berkoordinasi untuk evakuasi,” katanya.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke posko evakuasi di pesisir Pantai Batukaras sebelum dirujuk ke RSUD Pandega Pangandaran untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Jenazah sementara dibawa ke RSUD Pandega untuk dilakukan identifikasi,” ucap Sakio.