PANGANDARAN, CEKBER.com – Menghadapi potensi serbuan pelancong pada musim libur Lebaran 2026, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran meluncurkan layanan pantauan kamera pengawas (CCTV) secara real-time. Kini, calon pengunjung tak perlu lagi menebak-nebak kondisi antrean di gerbang utama pantai selatan Jawa Barat tersebut.
Melalui laman resmi cctv.pangandarankab.go.id, publik dapat mengakses siaran langsung yang merekam denyut lalu lintas di pintu masuk utama. Inovasi ini muncul sebagai respons atas prediksi lonjakan kendaraan yang kerap mengepung kawasan wisata setiap tahunnya.
Strategi Digital Pengurai Macet
Bagi para wisatawan, fitur ini bukan sekadar tontonan visual. Ada nilai fungsional yang ditawarkan:
- Efisiensi Waktu: Wisatawan bisa mengatur jadwal keberangkatan guna menghindari puncak kepadatan.
- Manajemen Perjalanan: Memungkinkan pengendara mencari jalur alternatif jika terjadi penumpukan di gerbang utama.
- Transparansi Publik: Memberikan gambaran objektif mengenai situasi di lapangan tanpa perlu bergantung pada kabar burung di media sosial.
”Layanan ini adalah bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital. Tujuannya jelas: agar masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan efisien,” tulis keterangan resmi Diskominfo Pangandaran, Jumat, 27 Maret 2026.
Tak Hanya untuk Pelancong
Di balik layar, data visual dari CCTV ini menjadi instrumen krusial bagi para pemangku kepentingan. Aparat keamanan dan pengelola wisata menggunakan koordinasi berbasis data real-time ini untuk mengambil keputusan operasional secara cepat, mulai dari pengalihan arus hingga penambahan personel di titik rawan.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran pun memberi sinyal bahwa proyek ini tidak akan berhenti di gerbang utama. Ke depan, titik-titik kamera pengawas direncanakan bakal ditambah di area strategis lainnya. Ambisinya adalah membangun ekosistem wisata yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga aman dan terorganisasi secara digital.






Tinggalkan Balasan