​PANGANDARAN, CEKBER.com – Casabadia Villas By Horison Pangandaran mengambil langkah inovatif dengan menyelenggarakan kompetisi meracik kopi bertajuk “Throwdown Manual Brew”.

Acara ini tidak hanya dirancang sebagai ajang unjuk kebolehan, tetapi juga sebagai motor penggerak bagi kemajuan industri kuliner, khususnya kedai kopi di wilayah Pangandaran.

​Ajang Kumpul dan Edukasi Barista

​General Manajer Casabadia Villas By Horison Pangandaran, Hendra Oktavianto menjelaskan, kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk menumbuhkan dan mengembangkan komunitas barista di Pangandaran. Menurutnya, budaya minum kopi kini telah bergeser menjadi sarana bersosialisasi yang penting bagi para tamu dan pelanggan.

​Kopi tidak lagi dipandang hanya sebatas minuman yang diseduh lalu dinikmati begitu saja. “Kalau diperdalam, ada namanya manual brew, salah satu cara menikmati kopi khususnya jenis Arabika,” ujar Hendra.

​Angkat Kualitas Kopi Pangandaran Bersaing Nasional

​Lebih lanjut, Hendra memaparkan, visi besar dari kompetisi ini adalah mendorong kualitas kafe-kafe di Pangandaran agar memiliki standar cita rasa kopi yang tinggi, sehingga mampu bersaing dengan kota-kota besar yang sukses dengan industri kopinya seperti Bandung dan Yogyakarta.

​Sebagai hotel yang baru beroperasi, Casabadia Villas memiliki misi untuk turut serta mendukung perputaran ekonomi lokal di Pangandaran. Kompetisi perdana ini difokuskan pada area sekitarnya, berhasil menarik minat 20 orang peserta. Para peserta yang bertanding datang dari berbagai wilayah, mulai dari Pangandaran sendiri, hingga Banjarsari dan Ciamis.

​Perpaduan Biji Kopi Lokal dan Luar Daerah

​Guna mendorong standar kualitas, kompetisi ini juga memberikan perhatian khusus pada bahan baku kopi yang digunakan. Hendra mengungkapkan, Pangandaran sebenarnya sudah memiliki beberapa roastery (tempat pemanggangan biji kopi) lokal dengan kualitas yang cukup baik.

​Meski demikian, dalam perlombaan ini pihak penyelenggara sengaja memadukan (mixing) biji kopi lokal dengan biji kopi dari luar Pangandaran. Langkah ini diambil sebagai strategi khusus untuk terus memacu dan meningkatkan kualitas sajian kopi di Pangandaran ke level yang lebih tinggi. ***