PANGANDARAN, CEKBER.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa 24 Februari 2026.
Warga dan wisatawan diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga sore hari.
Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, kondisi cuaca di Pangandaran pada pagi hari cenderung berawan tebal. Memasuki siang hari, potensi hujan mulai meluas di sejumlah kecamatan, termasuk Parigi, Sidamulih, hingga kawasan pesisir Pantai Pangandaran.
”Potensi hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi antara pukul 13.00 hingga 19.00 WIB,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa pagi.
Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen. Arah angin terpantau bertiup dari barat daya menuju barat laut dengan kecepatan berkisar 10 hingga 30 kilometer per jam.
Selain kondisi cuaca di darat, BMKG juga memberikan perhatian khusus pada kondisi perairan Pangandaran. Tinggi gelombang di laut selatan Jawa Barat, termasuk perairan Pangandaran, diprakirakan berada dalam kategori sedang, berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Para nelayan dan operator wisata air diminta untuk tetap memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut. Peningkatan kecepatan angin (angin kencang) sesaat atau gusty juga perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi stabilitas perahu kecil.
Menjelang malam hari, cuaca di Pangandaran diprediksi akan kembali berawan. Meski demikian, sisa-sisa hujan ringan masih mungkin terjadi di beberapa titik di wilayah pegunungan seperti Langkaplancar dan Cigugur.
Masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG atau melalui pembaruan rutin yang disediakan oleh stasiun meteorologi setempat untuk memastikan keamanan dalam beraktivitas.
Catatan: Berita ini disesuaikan dengan prakiraan cuaca untuk tanggal 24 Februari 2026 berdasarkan data BMKG terbaru.






