WARTA  

Cetak Lulusan Berbasis Life Skills, PKBM Brilliant Jadi Motor Penggerak SDM Pangandaran

Kepala Sekolah PKBM Brilliant, Rina Herlina, S.Pd., M.Pd

​PANGANDARAN, CEKBER.com – Pendidikan seringkali dianggap sebagai jalur kaku yang hanya bisa ditempuh melalui sekolah formal. Namun, di Dusun Ciwangkal, Desa Cimindi, Kabupaten Pangandaran, persepsi itu perlahan terkikis. Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Brilliant, pendidikan kesetaraan bertransformasi menjadi wadah perubahan nasib bagi warga di pelosok Jawa Barat.

​Kepala Sekolah PKBM Brilliant, Rina Herlina, S.Pd., M.Pd., menegaskan, institusi yang dipimpinnya bukan sekadar tempat “kejar ijazah”. Baginya, PKBM harus menjadi motor penggerak potensi individu yang selama ini terhambat oleh akses maupun ekonomi.

​”Di PKBM Brilliant, kami percaya tidak ada kata terlambat untuk belajar. Setiap individu memiliki potensi ‘Brilliant’ yang hanya perlu diasah dengan bimbingan dan lingkungan yang tepat,” ujar Rina saat ditemui di Sekretariat PKBM Brilliant, RT 01/RW 01, Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur.

Baca juga:  Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik dari Semarang Tiba pada Pelabuhan Tanjung Priok

​Transformasi Diri dan Life Skills

​PKBM Brilliant mengusung metode pembelajaran yang adaptif. Rina menjelaskan, tantangan pendidikan di wilayah pedesaan seperti Cigugur adalah bagaimana menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan nyata masyarakat.

​Selain mengejar kompetensi akademik, PKBM ini menitikberatkan pada pembentukan karakter dan keterampilan hidup (life skills). Semangat kekeluargaan menjadi pondasi utama agar para peserta didik yang seringkali berasal dari latar belakang beragam merasa nyaman untuk kembali ke meja belajar.

​”Kami hadir sebagai wadah transformasi diri. Kami berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan nyata dan karakter yang kuat,” tambah Rina.

​Mematahkan Belenggu Keterbatasan

​Kehadiran PKBM di tengah masyarakat Desa Cimindi menjadi angin segar bagi warga yang sempat putus sekolah. Rina mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak berkecil hati dengan keterbatasan yang ada. Menurutnya, langkah kecil untuk kembali belajar adalah awal dari perubahan besar di masa depan.

Baca juga:  Bupati Citra Pitriyami Tinjau Pelayanan Kesehatan di RSUD Pandega Pangandaran

​”Mari kita buktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi yang lebih tinggi. Jadilah cerdas, jadilah Brilliant!” pungkasnya dengan nada optimis.

​Bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan kesetaraan (Paket A, B dan C), PKBM Brilliant kini membuka pintu lebar-lebar untuk menjadi bagian dari keluarga besar mereka, membawa misi besar: memajukan sumber daya manusia dari jantung Pangandaran.

error: Content is protected !!