PANGANDARAN, CEKBER.com – Sebuah mobil boks pengangkut barang ritel hangus terbakar di Jalan Bulak Laut, tepat di depan Pasar Wisata Pantai Pangandaran, Jumat siang, 27 Februari 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ini sempat memicu kepanikan warga dan wisatawan di sekitar lokasi.
Kobaran api melahap bagian dalam boks kendaraan yang berisi penuh makanan ringan dan minuman. Warga yang berada di lokasi kejadian sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan dari petugas pemadam kebakaran tiba.
Kronologi Kejadian: Asap Muncul Saat Bongkar Muat
Menurut penuturan saksi mata, Agus Mulyana, kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat pengemudi dan kernet sedang melakukan aktivitas bongkar muat barang (ngampas).
”Saat sopir dan kernetnya sedang mengeluarkan barang, tiba-tiba muncul asap tebal dari dalam boks bagian belakang mobil,” ujar Agus saat ditemui di lokasi kejadian.
Agus menambahkan, api dengan cepat membesar karena material di dalam boks merupakan barang-barang yang mudah terbakar. “Warga, sopir, dan kernet sempat panik. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi barang-barang hampir habis semua,” ucapnya.
Penanganan Damkar: 70 Persen Barang Hangus
Tak berselang lama, satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari Kabupaten Pangandaran tiba di lokasi. Petugas Damkar Pos 2 Pangandaran, Arief Sebastian menyebutkan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman serta pendinginan.
”Alhamdulillah mobilnya sendiri berhasil diselamatkan dari kerusakan total. Namun, sekitar 70 persen barang ritel yang ada di dalam boks sudah hangus terbakar,” kata Arief.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, tim pemadam kebakaran menduga api berasal dari kegagalan sistem kelistrikan pada kendaraan. “Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus pendek pada mobil,” tambah Arief.
Lalu Lintas Sempat Tersendat
Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Bulak Laut karena banyaknya warga yang melihat kejadian serta posisi mobil yang berada di bahu jalan. Saat ini, bangkai kendaraan beserta sisa barang-barang yang selamat telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak berwenang mengimbau para pemilik armada angkutan untuk rutin mengecek kondisi kelistrikan kendaraan guna mencegah insiden serupa, terutama saat melakukan distribusi barang di kawasan padat penduduk.






