BERITA PANGANDARAN – Aroma rempah Nasi Bukhari dan gurihnya Roti Mesir bakal menyeruak di antara semilir angin pantai Pangandaran sepanjang Ramadan 2026. Grand Palma Pangandaran by Horison tengah bersolek, menyiapkan karpet merah bagi para pemburu kuliner lewat tema anyar: Mediterranean Iftar.
General Manager Grand Palma Pangandaran, Raden Angga Muhamad Mudzakir menyebut langkah ini sebagai upaya merawat loyalitas tamu lewat inovasi tahun ketiga.
“Kami membawa nuansa Mediterania. Perpaduan konsep Timur Tengah dan Eropa ini akan terlihat dari dekorasi kain khas. Seperti songket dan satin berwarna biru-putih,” ujar Angga, Selasa 10 Februari 2026.
Langkah Grand Palma ini terbilang berani untuk ukuran hotel pesisir. Alih-alih hanya mengandalkan menu laut (seafood), mereka justru menarik garis kuliner ke wilayah Mediterania yang dikenal elegan namun tetap terasa akrab di lidah lokal.
Strategi Rotasi dan Kupon ke Tanah Suci
Keunggulan utama yang disodorkan bukan sekadar gimik visual. Tim dapur Grand Palma telah meramu daftar menu autentik yang jarang ditemui di kawasan Jawa Barat selatan. Selain Nasi Bukhari yang menjadi primadona, mereka menjagokan Roti Mesir dan Roti Canai sebagai pendamping utama.
Namun, manajemen sadar betul akan risiko kejenuhan pasar. Untuk menyiasatinya, Angga memastikan adanya sistem rotasi menu harian. “Kami ingin menghadirkan experience yang berbeda setiap harinya bagi para repeater kami,” katanya.
Strategi ini tampaknya menyasar segmen korporasi dan keluarga yang kerap menggelar buka puasa bersama lebih dari satu kali dalam sebulan.
Dari sisi bisnis, Grand Palma menerapkan strategi harga progresif. Paket normal dibanderol Rp200.000 per orang, namun terdapat diskon early bird menjadi Rp165.000 bagi mereka yang bergerak cepat di pekan pertama Ramadan. Ada pula skema insentif “Buy 10 Get 1 Free”.
Daya tarik paling mencolok tentu saja tawaran hadiah utama berupa satu paket umrah. Setiap pembelian satu paket buka puasa akan dikonversi menjadi satu kupon undian yang bakal diundi secara transparan melalui siaran langsung di Instagram dan TikTok pada pengujung bulan suci.
Lebih dari Sekadar Buka Puasa
Ekspansi layanan Grand Palma juga menyasar paket menginap lewat program “Grand Tarawih Cross Horison”. Dengan harga Rp870.000, tamu tak hanya mendapatkan kamar dan santapan berbuka untuk dua orang, tapi juga fasilitas drop-off menuju Masjid Agung Pangandaran.
Layanan antar-jemput untuk salat Tarawih berjamaah ini menjadi poin krusial yang menunjukkan pemahaman manajemen terhadap kebutuhan spiritual tamu, selain sekadar urusan perut. Dengan integrasi antara kemewahan kuliner Mediterania dan kemudahan ibadah, Grand Palma tampak ambisius memimpin pasar hospitality di Pangandaran pada musim mudik dan Lebaran tahun ini.






