WARTA  

Sidak Pantai Pangandaran Memanas, Citra Pitriyami Skakmat Argumen Jukir Ilegal Soal Pemberdayaan

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dengan seorang pria yang diduga koordinator jukir lokal. ist

PANGANDARAN, CEKBER.com – Bupati Pangandaran Citra Pitriyami melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan wisata Pantai Pangandaran beberapa waktu lalu guna menertibkan praktik pungutan liar (pungli) parkir yang kian meresahkan pengunjung.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Citra tampak emosional saat berhadapan dengan sejumlah oknum juru parkir (jukir) ilegal dan warga setempat.

​”Selama masih parkir, pungli banyakan, capek saya yang disalahkan!” seru Citra dengan nada tinggi di hadapan kerumunan massa.

​Ketegangan sempat memuncak saat seorang pria yang diduga koordinator jukir lokal menuntut agar pemerintah daerah memberdayakan pekerja setempat daripada menggunakan pihak ketiga.

Namun, Citra menegaskan, persoalan ini tidak sesederhana itu. Ia menyebut pemerintah telah mengerahkan personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) hingga Satpol PP untuk menjaga ketertiban, namun praktik pungli tetap saja menjamur.

Baca juga:  Laju Digitalisasi: Diskominfo Pangandaran Pacu Kompetensi Perangkat Desa

​Persoalan Menahun yang Sulit Diberantas

​Masalah pungli di Pantai Pangandaran bukanlah hal baru. Meskipun wisatawan sudah membayar tiket masuk resmi, mereka sering kali masih dipaksa membayar tarif parkir dengan nominal yang tidak wajar oleh oknum-oknum tak resmi. Hal ini memicu gelombang keluhan di media sosial yang berdampak pada citra pariwisata Pangandaran.

​”Tidak mudah, Kang. Ini pengalaman yang sudah berulang-ulang, pungli dari dulu tidak hilang-hilang,” ucap Citra.

​Bukan Hanya Soal Fasilitas, Tapi Mentalitas

​Aksi tegas Bupati ini mendapat perhatian luas, termasuk dari tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam cuplikan video tersebut, Dedi sempat menyinggung bahwa tantangan terbesar di Jawa Barat bukan sekadar membangun fasilitas fisik, melainkan mengubah mentalitas sebagian masyarakat yang terbiasa dengan praktik semena-mena.

Baca juga:  Tiga Perusahaan Bandel di Pangandaran Belum Kembalikan Kelebihan Bayar Proyek Miliaran Rupiah

​Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyatakan akan terus melakukan penataan di kawasan pantai. Selain menindak jukir liar, Pemkab juga berjanji akan memberikan ruang bagi para pedagang lokal untuk berjualan secara resmi dan teratur.

​”Kami ingin berbenah, Pangandaran itu ingin diperbaiki sama kita semua. Tapi tolong dipahami, kami juga butuh kerja sama masyarakat,” pungkas Citra menutup sidak tersebut.

error: Content is protected !!