PANGANDARAN, CEKBER.com – Aktivitas memancing yang lazimnya menjadi sarana hiburan berakhir tragis bagi Irin (53), seorang warga asal Dusun Cikawung, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Pangandaran. Pria kelahiran Tasikmalaya ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Goalanang pada Sabtu siang, 4 April 2026.
Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB oleh warga setempat. Penemuan ini segera memicu kerumunan di bantaran sungai sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak berwajib untuk proses evakuasi.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan pemeriksaan sementara di tempat kejadian perkara (TKP), Irin diduga kuat terpeleset saat sedang memancing di tepian sungai. Kondisi medan yang licin ditengarai menjadi penyebab utama korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke aliran sungai.
Tim evakuasi menemukan peralatan pancing yang diduga milik korban tidak jauh dari titik jatuhnya tubuh pria tersebut. Irin yang tercatat sebagai warga RT 04 RW 13 Desa Selasari ini diduga tidak mampu menyelamatkan diri saat terjatuh ke air.
Proses Evakuasi Gabungan
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Pemerintah Desa Selasari dan tim medis segera meluncur ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup cepat berkat kerja sama tim di lapangan.
Relawan Tagana Pangandaran menerjunkan empat personel untuk membantu pengangkatan jenazah, yakni Sukirman, Mustopa, Maryani dan Yati Rohayati. Mereka bahu-membahu bersama aparat keamanan dan masyarakat setempat untuk mengevakuasi korban dari dasar sungai menuju ambulans.
Pemeriksaan Medis
Usai berhasil diangkat, jenazah Irin langsung ditangani oleh tim kesehatan untuk menjalani pemeriksaan luar guna memastikan penyebab kematian.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga di kediamannya untuk menjalani proses pemulasaraan dan pemakaman.
Kejadian ini kembali menjadi peringatan bagi warga untuk senantiasa waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di titik-titik yang memiliki medan terjal dan licin.






Tinggalkan Balasan