BERITA PANGANDARAN – Layanan farmasi bukan sekadar tempat penyerahan obat kepada pasien. Di balik setiap dosis, terdapat prosedur verifikasi, validasi, hingga ketelitian tinggi yang harus dijalankan demi keselamatan pasien.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran, khususnya pada layanan farmasi yang melayani resep obat, antrean pasien kerap terjadi dan memerlukan waktu tunggu yang cukup lama. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor dalam proses pelayanan.

Salah satunya adalah proses verifikasi dan validasi resep. Apoteker maupun tenaga teknis kefarmasian harus memastikan resep yang diberikan dokter telah sesuai dengan kondisi klinis pasien, dosis yang tepat, serta tidak menimbulkan interaksi obat berbahaya.

Selain itu, ketersediaan obat juga menjadi faktor penentu. Apabila obat yang diresepkan tidak tersedia, petugas farmasi perlu melakukan konfirmasi lanjutan yang dapat menambah waktu pelayanan.

Faktor lain adalah peracikan obat. Beberapa resep, khususnya obat racikan, memerlukan proses peracikan manual yang membutuhkan ketelitian dan keahlian khusus agar komposisi dan dosis obat sesuai standar medis.

Tingginya jumlah pasien, terutama pada jam-jam sibuk, turut berkontribusi terhadap panjangnya antrean di layanan farmasi. Kondisi ini membuat waktu tunggu menjadi lebih lama dibandingkan hari atau jam pelayanan normal.

Sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan akses informasi, RSUD Pandega Pangandaran kini menyediakan nomor WhatsApp khusus untuk konsultasi dan informasi seputar layanan farmasi. Masyarakat dapat menghubungi nomor 0821-1881-6226 untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.