BERITA PANGANDARAN – Liburan belum terasa lengkap tanpa mencicipi ragam kuliner khas daerah, mulai dari seafood segar di pesisir pantai hingga jajanan dan oleh-oleh lokal yang menggugah selera.
Namun di balik kelezatan tersebut, risiko gangguan kesehatan seperti keracunan makanan dan masalah pencernaan tetap perlu diwaspadai.
Menyikapi hal itu, RSUD Pandega Pangandaran mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih selektif dalam memilih makanan selama berlibur.
Kesehatan pencernaan dinilai menjadi faktor penting agar aktivitas wisata tetap nyaman dan menyenangkan.
5 Langkah Cerdas Memilih Makanan Aman dan Sehat
Manajemen RSUD Pandega Pangandaran membagikan lima langkah cerdas memilih makanan yang aman dan sehat selama liburan.
Langkah pertama, memprioritaskan Kebersihan. Wisatawan diminta jeli mengamati kondisi warung atau restoran, mulai dari kebersihan peralatan makan, cara penjual menangani makanan, hingga memastikan hidangan disajikan dalam keadaan tertutup agar terhindar dari debu dan lalat pembawa bakteri.
Langkah kedua, masyarakat diimbau untuk teliti membaca label pangan, terutama saat membeli makanan kemasan atau oleh-oleh.
Informasi komposisi bahan, nilai gizi, serta tanggal kedaluwarsa wajib diperhatikan guna menghindari risiko alergi maupun konsumsi produk yang sudah tidak layak.
Selanjutnya, RSUD Pandega mengingatkan agar memperhatikan pembungkus makanan. Jajanan yang dibungkus menggunakan kertas bekas seperti koran sebaiknya dihindari karena tinta mengandung zat kimia berbahaya.
Selain itu, minuman kemasan yang terpapar sinar matahari langsung dalam waktu lama juga berisiko mengalami perubahan kimia pada plastiknya.
Tips keempat adalah mewaspadai warna makanan yang terlalu mencolok dan tidak wajar. Warna pangan yang tampak “neon” dikhawatirkan mengandung pewarna berbahaya seperti Rhodamin B atau Methanyl Yellow yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Terakhir, masyarakat diminta mengecek kondisi fisik kemasan sebelum membeli. Kemasan yang penyok, bocor, berkarat, atau menggembung menandakan kemungkinan cemaran bakteri dan sebaiknya tidak dikonsumsi.
RSUD Pandega Pangandaran berharap, dengan menerapkan lima langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat menikmati wisata kuliner tanpa rasa khawatir.
Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih baik dibandingkan harus menjalani perawatan akibat gangguan kesehatan.
Dengan menjadi konsumen yang cerdas, liburan pun dapat dinikmati dengan aman, sehat dan penuh kenangan indah.






