PANGANDARAN, CEKBER.com – Deru mesin motor trail menggema di kawasan Hobba Grand Pangandaran. Ribuan rider dari berbagai penjuru Indonesia memanaskan kendaraan mereka untuk mengikuti Pangandaran Explorer Trail Adventure (PETA) 2026, sebuah ajang eksplorasi jalur off-road yang memadukan tantangan medan, keindahan alam, dan semangat komunitas pecinta trail.
Event trail adventure yang digadang menjadi salah satu agenda otomotif petualangan terbesar di Kabupaten Pangandaran itu resmi dibuka oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Sabtu 27 Juni 2026.
Pelepasan peserta turut disaksikan Kapolres Pangandaran dan Dandim 0625/Pangandaran.
Sejak pagi, area start dipenuhi ratusan bahkan ribuan motor trail dengan berbagai karakter. Para rider datang membawa tunggangan andalan mereka, mulai dari motor trail modifikasi hingga kendaraan adventure yang siap melibas jalur penuh tantangan.
Tak hanya berasal dari wilayah Jawa Barat, peserta PETA 2026 juga datang dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya rombongan rider asal Provinsi Jambi yang ikut meramaikan ajang tersebut. Kehadiran peserta lintas daerah menjadi bukti bahwa PETA mulai memiliki magnet kuat di kalangan komunitas trail nasional.
Dengan kibaran bendera start dari Bupati Pangandaran bersama jajaran Forkopimda, ribuan rider langsung bergerak menaklukkan rute yang telah disiapkan panitia.
Jalur yang disajikan membawa peserta melewati medan khas adventure Pangandaran, mulai dari trek tanah, perbukitan, kawasan hutan, hingga jalur pedesaan dengan pemandangan alam yang menjadi daya tarik utama.
Bukan Sekadar Kendalikan Motor di Medan Ekstrem
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, PETA 2026 bukan sekadar ajang adu kemampuan mengendalikan motor di medan ekstrem. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi komunitas sekaligus media promosi wisata daerah.
“Kami mengapresiasi digelarnya PETA 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu cara memperkenalkan potensi wisata Pangandaran kepada masyarakat luas dan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi daerah,” kata Citra.
Menurutnya, para rider yang datang dari berbagai daerah secara tidak langsung menjadi bagian dari promosi wisata Pangandaran. Pengalaman mereka selama menjelajah jalur adventure diharapkan dapat memperkenalkan keindahan alam Pangandaran lebih luas.
Dari sisi penyelenggaraan, panitia memastikan rute yang disiapkan memiliki kombinasi tantangan dan keamanan. Jalur dirancang agar mampu memberikan sensasi berkendara yang memacu adrenalin, namun tetap memperhatikan keselamatan seluruh peserta.
Dukungan pengamanan juga diberikan jajaran TNI dan Polri untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Kapolres Pangandaran dan Dandim 0625/Pangandaran turut hadir dalam prosesi pelepasan sebagai bentuk dukungan terhadap event otomotif tersebut.
Selain menjadi ajang bagi para pecinta trail menyalurkan hobi, PETA 2026 juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ribuan peserta yang hadir berpotensi meningkatkan aktivitas usaha lokal, mulai dari sektor penginapan, kuliner, hingga pelaku UMKM.
Dengan kombinasi jalur menantang, panorama alam, dan atmosfer komunitas yang kuat, Pangandaran Explorer Trail Adventure 2026 kembali menunjukkan bahwa dunia otomotif tidak hanya soal mesin dan kecepatan, tetapi juga tentang eksplorasi, persaudaraan, serta mengenalkan destinasi wisata ke level yang lebih luas.






Tinggalkan Balasan